Bebas transfer, Ivar Jenner coba pikat klub peminat dengan tampil trengginas di ASEAN Championship 2026
Ivar Jenner (kanan) bermain di ASEAN Championship 2026 dengan status tanpa klub.© MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
BOLASPORT.COM – Ivar Jenner menjadi metronom Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 meski masih berstatus tanpa klub.
Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, masih berstatus “pengangguran” di level klub.
Ivar sebelumnya memperkuat Dewa United di paruh kedua Indonesia Super League 2025/26.
Top AI Tools in One Click – Sider – Free ChatGPT Chatbots – The Best AI Sidebar of 2025
sider.ai·Bersponsor
Gelandang 22 tahun itu juga tak akan melanjutkan kariernya di klub yang mendidiknya, FC Utrecht.
Alhasil, ia memasuki musim 2026/27 sebagai pemain berstatus bebas transfer.
Pada masa pramusim, Ivar sempat berlatih pribadi bersama nama-nama tenar di Belanda.
Gelandang pengangkut air itu sempat mengunggah momen berkeringat bersama Mees Hilgers, Timothy Fosu-Mensah, hingga Donny van de Beek.
Pada saat bersamaan, Timnas Indonesia sedang membutuhkan pemain untuk bertarung di ASEAN Championship 2026.
Jika Ivar sudah mempunyai klub di Eropa, niscaya ia tak akan dilepas klubnya untuk turnamen di luar kalender FIFA.
Baca Juga: Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Vietnam, Kim Sang-sik Waspadai Senjata Duel Udara Skuad Garuda
Namun lantaran dirinya kini menganggur, ia bisa dengan bebas melenggang ke turnamen akbar Asia Tenggara.
Pelatih John Herdman menyambut baik kedatangan Ivar untuk memperkuat lini tengah tim Garuda.
“Ya, menurut saya kedatangan Ivar merupakan dorongan besar bagi tim ini,” ujar John Herdman kepada awak media di Bali, Kamis (23/7/2026).
“Saya rasa pengalaman Ivar bermain bersama saya pada bulan Maret dan Juni, serta pengalamannya dalam pertandingan internasional dalam kerangka taktik kami, benar-benar membantu kami,” ucapnya.
“Dia adalah sosok yang percaya diri dan terus berkembang, permainannya semakin baik,” tandasnya.
Pada laga pertama kontra Kamboja, Ivar tampil baik pada babak pertama hingga keunggulan 3-0.
Ia bertugas melakukan pekerjaan kotor sebagai gelandang bertahan, sehingga Marc Klok dan Thom Haye bisa fokus mengkreasi serangan.
Mengingat Ivar juga belum mencapai kebugaran maksimal, Herdman hanya memberinya 45 menit.
Menit main itu akan semakin bertambah seiring meningkatknya match fitness sang metronom.
Dengan tampil trengginas di turnamen kompetitif, Ivar sedang mencoba memikat klub peminat di Indonesia, Asia Tenggara, hingga Eropa.

